Lupus – Penyakit Autoimun
Lupus adalah penyakit autoimun dan efek sistem organ, kulit, sendi, dan organ internal. Penyakit lupus
dapat mempengaruhi pria maupun wanita, tetapi delapan kali lebih besar
pada wanita. Hal ini juga dapat terjadi pada usia berapa pun, namun
rentang usia khas untuk seseorang untuk menderita
penyakit lupus adalah 10-5
0 tahun. Penyakit lupus biasanya turun-temurun, tetapi dalam beberapa kasus ditemukan tidak ada riwayat keluarga.
Lupus
adalah penyakit yang sangat berkaitan dengan pertahanan terhadap tubuh
sendiri. Penyakit lupus terjadi ketika antibodi menyerang sel sehat
dalam tubuh. Obat-obatan tertentu dapat menyebabkan. Kebanyakan kasus
memiliki latar belakang dari riwayat keluarga yang pernah terkena
sebelumnya, namun dalam beberapa kasus tidak ada penyebab yang jelas
untuk penyakit ini. Penyakit lupus telah banyak diteliti dan telah
dikaitkan dengan gangguan lain, tetapi hanya dalam teori, tidak ada yang
jelas dinyatakan sebagai fakta.
Gejala penyakit lupus
Gejala
ini dapat bervariasi dalam berbagai bidang dalam tubuh. Di daerah
muscloskeletal yang mempengaruhi sendi dan menyebabkan nyeri sendi
ringan sampai parah. Lupus diketahui menyebabkan athritis di tangan.
Kulit biasanya menjadi ruam, lesi, dan nodul yang menyakitkan, muncul
hingga besar menjadi memar. Sistem saraf bisa menyebabkan disfungsi
mental, kejang, psikosis, dan sakit kepala parah. gumpalan darah dapat
terjadi serta
pulmonary embolism. Jantung
dapat menghasilkan nyeri dada, endocraditis, dan miokarditis. Gejala
juga bisa menimbulkan efek lupus di dalam darah, dengan pembekuan yang
dapat terjadi. Sesak napas dan bahkan
pleurisy dapat terjadi di dalam paru-paru akibat penyakit lupus.
Pengobatan Penyakit Lupus
Bentuk pengobatan untuk
penyakit lupus
harus berkonsentrasi pada efek samping. Tidak ada obat untuk penyakit
lupus itu sendiri, sehingga yang dilakukan dokter adalah dengan
mengurangi gejala. Obat anti-inflamasi diberikan jika terjadi rasa sakit
akibat arthritis serta radang selaput dada. Ruam kulit dapat dibantu
dengan Kortikosteroid yang biasanya dalam bentuk krim atau lotion untuk
tidak hanya menjernihkan ruam, tetapi juga untuk penyembuhan. Gejala
yang parah harus diperiksa oleh dokter spesialis agar dilakukan
pemeriksaan dan tes agar lebih menunjang pengobatan yang efektif.
0 komentar:
Posting Komentar