senyam-senyum
sendiri ngeliat tulisan bertahun-tahun yang lalu… ternyata pernah
sealay itu.. pernah sekacau itu.. pernah diproses seperti itu.. kalau
sebelumnya aku telah memposting salah 1 tulisanku di “masa lalu”… aku
pun akan melakukan hal yang sama sekarang.. tulisan ini dibuat tanggal 13
September 2010. entah apa yang terjadi waktu itu, dari isi tulisannya
sih pastilah aku baru saja melewati salah satu perjalanan kehidupanku
yang cukup berliku..
Banyak hal yang terjadi dalam kehidupanku, sangat banyak hal..
baik yang kecil maupun yang besar, dari sebuah kebetulan demi kebetulan
yang merangkai jadi suatu episode kehidupan.
Banyak masalah yang aku hadapi, bahkan semua orang pasti punya
masalah. Setelah aku merenung dan setelah sering kali aku menyalahkan Tuhan, menyalahkan keadaan, menyalahkan orang-orang di sekelilingku dan
menyalahkan diriku sendiri. Aku baru menyadari kalau semua itu adalah
cara Tuhan untuk menegurku, mengajarku, memprosesku dan membentukku
menjadi seperti yang Tuhan mau.
Sering aku bertanya “Tuhan, kenapa harus aku? “ “Tuhan, kenapa
mereka bisa dapat apa yang mereka mau dan aku tidak?” “ Tuhan, kenapa
mereka nampaknya selalu bahagia dan aku selalu memendam kesakitan demi
kesakitan yang aku alami?? “
Kalian mau tau apa jawab Tuhan?? Kadang rasanya Tuhan gak
menjawabku, doaku sepertinya diacuhkan Tuhan, apa yang aku perjuangkan
bertahun-tahun nampaknya benar-benar tak membuahkan hasil
Segala sesuatu yang aku banggakan, yang aku butuhkan pergi
meninggalkan aku, hilang, lenyap, aku gagal dalam banyak hal. Kuliah,
hubunganku dengan keluargaku, dengan sahabat bahkan hubunganku dengan
orang-orang disekelilingku hancur. Sepertinya tak ada yang berhasil.
Aku terpuruk, aku ada dalam rasa kecewa yang luar biasa mendalam
untuk orang lain dan untuk diriku. Dan saat aku benar-benarterpuruk dan
sama sekali gak ada alasan untuk bangkit dan mencoba menggunakan
kekuatanku, Tuhan mengangkatku dengan kasih Nya yang luar biasa.
Memberikan aku pengertian bahwa aku berharga di mataNya itu sebabnya aku
diproses sedemikian rupa supaya aku gak jadi anak gampangan.
Mengizinkan banyak masalah yang terjadi supaya aku menjadi anak yang
kuat.
Menegurku bahwa selama ini aku telah jauh, aku hilang fokusku
pada Tuhan, aku tak lagi setia akan komitmenku mempunyai hubungan yang
intim dengan Tuhan, aku gak lagi dekat dengan Tuhan karena aku merasa
ada dalam titik aman, oleh karena itu Tuhan mengambil semuanya. Supaya
aku sadar kalau aku Cuma punya Tuhan, Tuhan sumber segalanya, Tuhan yang
gak akan pernah mengecewakanku apapun yang terjadi bahkan saat aku
telah benar-benar mendukakan hati Tuhan.
Saat aku kembali pada Tuhan, Tuhan membrikan aku kepekaan untuk
mengerti rencanaNya dalam hidupku. Satu hal yang aku mengerti yang Tuhan
mau, Tuhan mau aku menyenangkan hati Tuhan.
Saat aku dekat dengan Tuhan, Tuhan akan selalu menjadi
penghiburanku, kekuatanku, memberikan aku sukacita dan membrikan aku
alasan untuk bangkit lagi.
Mungkin aku gak sebaik orang lain, mungkin aku gak cukup berharga
dan bernilai dimata orang lain, tapi aku selalu akan menjadi permata
yang berharga di mata Tuhan, karena aku hambaNya. Mungkin aku gak sebaik
orang lain dan punya kehidupan yang luar biasa, yang jelas Tuhan
masih mengasihiku dan akan terus mengasihiku sehinnga Ia akan tetap
setia membawaku melekat padaNya. Mungkin butuh waktu yang lama dan
proses yang panjang tapi kelak aku akan menjadi seseorang yang lebih
dari pemenang !! Menang dari semua sakit hati, menang dari kecewaku,
menang dari kegalauan dan aku jadi hamba yang menyenangkan hati Tuhan dan
semua orang......
Wahahah… ini bukan catetan galau ya.. aku Cuma mau bagi ke
teman-teman apa yang aku dapatin, ini juga bukan kerjaan iseng :). Ada 2 kata penting yang sering aku
atau teman-teman lupain yaitu BERSERAH SEUTUHNYA, kadang kita terlalu
egois untuk sekedar mengakui kalau kita gak ada apa-apanya tanpa Tuhan,
tanpa sadar kita telah berjalan jauh sendiri karena kita rasa kita cukup
mampu, dan saat masalah datang kita akan menyalahkan Tuhan karena
merasa Tuhan telah lengah untuk menjaga kita padahal kita yang telah
lengah dan membuka kesempatan untuk iblis mempengaruhi kita dan membuat
kita gak peka ama Tuhan. Seberat apapun masalahmu, bahkan saat kamu
ngerasa kalau Tuhan ninggalin kamu, ingat… kalau Tuhan itu Mahapengasi, MahaMengetahui yang gak akan tega biarin kamu celaka gitu aja, Tuhan Cuma nunggu
waktu yang tepat dengan cara yang tepat untuk turun tangan dan pulihkan
hidup kita percaya deh Tuhan :)... Tuhan selalu punya alasan untuk
setiap hal yang terjadi dalam hidup kita, tinggal gimana caranyanya kita
mau peka ama apa yang Allah mau.. Tuhan punya cinta yang luar biasa
untuk aku dan juga kalian jadi kita mesti punya cinta yang besar pula
untuk Tuhan... :)