Athy's Blog. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Wakatobi Island



Kepulauan Wakatobi memang menyimpan banyak keindahan. Dulu dikenal sebagai Kepulauan Tukang Besi, terdiri dari kelompok empat pulau utama yang menjadi nama Wakatobi yakni, Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko.


Hamparan pantai beralaskan pasir putih terbentang sepanjang mata memandang. Langit cerah bertemu birunya samudra hingga ke ujung cakrawala. Pohon nyiur melambai-lambai, mengikuti irama angin sepoi. Inilah gambaran nyata keindahan alam maritim Nusantara. Namun, keindahan pemandangan "permukaan" tersebut baru sebagian dari harta karun keindahan yang dimiliki Wakatobi. Keistimewaan sesungguhnya terletak di bawah laut Wakatobi yang menyandang julukan sebagai jantung segi tiga karang dunia.

Dari data Kementerian Kehutanan, Wakatobi memiliki 25 gugusan terumbu karang dengan keliling pantai dari pulau-pulau karang sepanjang 600 kilometer. Lebih dari 112 jenis karang dari 13 famili hidup di areal seluas 90.000 hektar di perairan Wakatobi.

Itu menjadi surga bagi pencinta kehidupan bawah laut. Setidaknya terdapat 100 tempat lokasi menyelam (diving) kelas diamond yang tersebar di hampir seluruh bagian kepulauan. Snorkeling pun bisa dilakukan dengan mudah di pantai-pantai terdekat.


 Pulau Wangi-wangi adalah pintu masuk dari Wakatobi dan merupakan salah satu tempat yang harus Anda kunjungi. Pantai di Pulau Wangi-wangi sangat bersih dan putih.

Selian itu, kegiatan diving paling digemari di pulau ini. Kekayaan terumbu karang, ikan laut yang lucu dan bintang laut yang cantik, dapat Anda temukan saat menyelam di Pulau Wangi-wangi.

Tidak hanya keindahan alam yang melimpah, di Pulau Wangi-wangi terdapat banyak rumput laut yang sangat indah saat Anda lihat dari atas perahu. Tidak hanya melihat saja, tetapi Anda bisa langsung mencoba memanen rumput laut bersama masyarakat di Pulau Wangi-wangi.

Anda juga dapat mencoba hasil olahan dari rumput laut yang berupa minuman yang menyegarkan. Berbagai macam kuliner ikan juga dapat Anda temukan di Pulau Wang-wangi.




Pulau Wangi-wangi lebih memiliki beragam fasilitas dari pada pulau-pulau lainnya di wilayah Wakatobi. Di Pulau Wangi-wangi banyak terdapat resort dan penginapan rumah warga.

 Namun, banyak resort di sini yang dimiliki oleh orang asing. Harga peninapan di rumah penduduk berkisar Rp50.000-Rp150.000 per malam. Jika ingin menginap di resort lebih mewah, Anda harus merogoh uang Rp500.000-Rp2.000.000 per malam.

Untuk mencapai Wakatobi bisa melalui Kendari, kemudian menuju Wanci (Ibukota Kabupaten Wakatobi yang terletak di Pulau Wangi-wangi) dengan menggunakan kapal kayu.
Adapun pemberangkatannya dalam seminggu ada tiga kali, yaitu dari Pelabuhan Kendari. Waktu perjalanan sekitar 10 jam.

Alternatif lainnya ialah dari Kendari terlebih dahulu melalui Bau-Bau (Pulau Buton) lewat Raha (Pulau Muna) dengan menggunakan kapal cepat regular yang diberangkatkan setiap hari dua kali.

Adapun waktu tempuhnya sekitar lima jam. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan kapal kayu, menuju Wanci, lama perjalanan mencapai delapan jam.
Bisa juga ditempuh melalui Bau-Bau dengan terlebih dahulu menuju Lasalimu, menggunakan mobil dengan waktu tempuh sekitar dua jam.

Perjalanan dilanjutkan dengan kapal cepat rute Lasalimu-Wanci sekitar dua jam.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar